PEREMPUAN INI

Perempuan ini, tak pernah menghitung berapa banyak nyeri yang sudah cropped-me6.jpgmenyapa hati, pun genangan airmata yang sudah berkali menenggelamkan asa dan nurani.

Ia terus berlari melintasi ribuan mimpi dalam tidurnya, seraya merapalkan doa-doa tentang kebahagiaan untuk dia yang (pernah) mencintainya.

Perempuan ini, mengubur segala asa dan cinta yang pernah menghiasi lembar-lembar kehidupannya…. menciptakan kepedihan yang lebih pedih dari rasa kehilangan, mematikan rasa.

Namun… ada kalanya, ia merasa begitu lelah. Berharap segalanya akan segera berakhir sebelum kelopak mata terpejam untuk selamanya.