DIANTARA DUA SUDUT KOTA

Diantara dua sudut kota, pernah ada debar hati yang terus menggema. Menciptakan senyum yang kian mengembang, menantikan saat pertemuan.

Diantara dua sudut kota, kita pernah menciptakan ruang rahasia.. tempat rindu saling berpeluk dari waktu ke waktu tanpa jeda.Diantara dua sudut kota, kita pernah berbagi bahagia dan saling membalut luka di dada.. mencoba menyatukan rasa dengan sempurna.

Diantara dua sudut kota, airmata tiba-tiba jatuh berhamburan. Jantung tertikam belati, saat perpisahan mulai mengintai.

Diantara dua sudut kota, kita termenung dalam diam. Duduk berdampingan tanpa suara, kita kehilangan kata-kata.

Diantara dua sudut kota, amarah membelenggu rasa, menolak perpisahan yang kian menjelma diantara kita.

Diantara dua sudut kota.. aku nyaris mengikhlaskan, namun suara hati menjerit pedih dan genggamanmu tak juga merelakan.

Diantara dua sudut kota.. kita adalah sepasang anak manusia yang terjerat dalam cinta tanpa tahu harus berbuat apa untuk mempersatukannya.

Written by @erdyanti_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s