J a n j i

~ Air mata… tak ubahnya seperti kata-kata yang sanggup membungkam tanya, menyesakkan relung dada lalu menepi ke sudut mata dan menetes jatuh oleh nyeri hati yang tertahan ~

Aku mulai menyatukan potongan-potongan mimpi tentang kita di masa yang akan datang. Serupa potongan-potongan puzzle yang berserakan, menanti disatukan oleh tangan-tangan kasih sayang.

Meski segalanya belum terwujud nyata, kehadiranmu selalu menjadi alasanku menghias hari demi hari dengan senyum. Meski harus jatuh bangun dihadang rintangan, langkahku tetap melaju pasti bersamamu.

Dengan ketabahan tanpa batas, di sini aku menantimu, menepati janji-janji yang pernah terucap. Tak peduli berapa lama mesti menunggu, temui saja aku di sini saat potongan mimpi yang terakhir sudah kau temukan..

~ Air mata… terkadang menjadi cerminan bahagia yang terlalu berlimpah. Bertukar rupa menjadi bait-bait puisi saat ruang jiwa belum mampu menampungnya dengan sempurna ~

~Ѐ®ƊiϺ@Ƴ@~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s