Resah Membelenggu Kalbu

Resah membelenggu kalbu..
Menciptakan buih-buih ragu..
Padamu yang terus membuatku rindu..

Sayang..
Entah apa yang tengah mengganggu benakmu..
Belakangan ini sikapmu tak lagi lembut memelukku..

Berkali menghindari percakapan panjang..
Lelah, itu ujarmu..
Namun kamu asik bicara dengan duniamu..

Sayang..
Jika aku t’lah membuatmu merasa tak nyaman..
Bicaralah, aku pun tak ingin menjadi duri dalam hidupmu..

Resah membelenggu kalbu..
Tiap kali ucapmu mengalir tanpa jeda..
Membuatku termangu dan membisu..

~Ѐ®ƊⓨϺⓐƳⓐ~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s