31 DESEMBER 2012

Jika malam ini aku lebih memilih untuk melewatkan malam tahun baru sendirian, itu bukan tanpa alasan. Jika aku menolak semua tawaran untuk melewatkan malam tahun baru dalam kebersamaan, itupun bukan tanpa alasan.

Aku punya alasan yang tak perlu diketahui oleh siapapun. Yang jelas, aku ingin menikmati malam tahun baru ini sendiri…hanya sendiri, di dalam ruang kecil tak berwujud yang kusebut “jiwa”.

Ya, entah kenapa… di malam terakhir tahun 2012 ini aku ingin merenungkan segala laku yang telah terjadi dalam kehidupanku selama 40 tahun ini. Segala kegembiraan dan kesedihan, keberhasilan dan kegagalan, suka dan duka, juga tawa dan airmata.

Aku, Maya…. di usiaku yang 40 tahun ini merasa begitu banyak melewatkan waktu berhargaku untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Hal-hal yang sebenarnya bisa tidak kupedulikan, tapi justru menjadi sesuatu yang mempengaruhi kehidupanku. Rasanya tak perlu aku sebutkan semua itu, biar aku saja yang tahu dan menjadikannya pelajaran berharga.

Tapi ada juga hal-hal yang begitu manis yang kurasakan sepanjang tahun 2012 ini : persahabatan, keluarga dan cinta. Tiga hal yang selalu menjadi kekuatan terbesarku untuk tetap menjalani semua kesulitan hidup dengan tegar dan tabah.

Sahabatku, Dian Anggraeni Ekasari…. Mama…. Adikku, Luly, dan keluarganya (Lidya & Naila)… yang sudah menghujaniku dengan banyak cinta dan kasih sayang. Terimakasih karena telah menjadi bagian dalam kehidupanku.

Ada beberapa teman twitter-ku yang juga sudah begitu indah mewarnai hari-hariku dengan kehadiran mereka : @risahart @angel1c_ @penagenic @TNazura @doddy_effry @ypaonganan @bangparman_ @awanbyru @rhiny_smarthiez @andriantoFenny @SusantoAndrian @yudhapati88
You’re rock guys !!!

Juga untuk Ben, Alit, Eko, Jos…. Sahabat-sahabat terbaikku di SMA… Terimakasih untuk komentar-komentar garing kalian di FB yang selalu bisa bikin aku ketawa bahkan waktu aku sedang nangis berdarah-darah.

Terakhir…. untuk seorang laki-laki hebat yang selalu ada untukku, entah secara fisik maupun psikis. Laki-laki yang tak pernah lelah mencintaiku dengan segala omelan-omelan bermaknanya… pun pelukan hangat yang selalu menenangkan kegelisahanku. Terimakasih karena sudah menerimaku dengan kekurangan dan kelemahanku. Maaf, jika aku belum bisa jadi anak perempuan yang sempurna untukmu.

– Happy New Year 2013 –

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s