Step Back Forward

Keren ya judul postingan gue kali ini. But… jangan berharap isinya bakal sekeren judulnya, soalnya seperti biasa tulisan gue ya gitu-gitu aja… cenderung cuma letupan-letupan emosi sesaat yang gak penting.

Jadi gini… belakangan ini gue jadi sering kepikiran omongan beberapa teman yang menilai kalau gue terlalu  sibuk ngurusin orang lain sampai lupa untuk ngurusin diri gue sendiri. Mereka bilang, gue terlalu semangat kalau bantuin orang dan gak bisa nahan emosi gue supaya tetap di jalurnya. Continue reading Step Back Forward

JENDELA HATI

Sesekali, cobalah melihat ke dalam hati kita sendiri. Agar kita mampu menilai diri, tak sekedar menjadi orang yang nyinyir tentang hidup orang lain. Atau cobalah berkaca tentang segala yang telah kita lakukan, bukan hanya bisa menyalahkan apa yang dilakukan orang.

Sesekali, cobalah memahami apa yang orang lain rasakan. Agar kita mengerti bagaimana rasanya disudutkan. Atau cobalah memposisikan diri kita sebagai orang lain, bukan sekedar berkata “harusnya kamu begini, harusnya kamu begitu” atau “apa susahnya sih melakukan ini, apa susahnya sih melakukan itu”.

Setiap orang punya kemampuan yang berbeda dalam menghadapi suatu permasalahan. Ada yang dengan mudah mencari jalan pemecahannya, ada juga yang berlarut-berlarut tenggelam dalam permasalahannya. Kita tidak bisa menghakimi orang lain karena kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang sedang dialami oleh orang tersebut.

Yang kita anggap benar, belum tentu benar di mata orang lain. Begitupun sebaliknya. Alangkah baiknya jika kita bisa saling menghargai pendapat, pikiran dan perasaan orang lain. Atau kalau memang diperlukan, bicara saja secara baik-baik tanpa emosi apalagi dilandasi rasa benci.

Apapun alasannya, kita bukanlah wasit pertandingan olahraga, juga bukan juri ajang pencarian bakat. Kita hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Kita juga tidak sempurna. Sehebat apapun kita, pasti ada celah dalam kehidupan kita yang pernah atau bahkan sedang melakukan kesalahan.

Belajar sabar untuk menerima kekurangan orang lain. Belajar ikhlas untuk menerima kelebihan orang lain. Karena hidup itu sederhana saja… berbuat baik semampu kita, berbahagia dan bersyukur atas segala yang telah Tuhan berikan untuk kita.

 

 

Hadiah Yang Terbengkalai

Satu minggu menjelang hari bahagiamu, sudah kusiapkan sebentuk hadiah sederhana. Semoga bisa kamu gunakan, itu harapanku.

Beberapa hari yang lalu, aku mulai berfikir…. apakah pantas aku memberikan hadiah ini ? Apakah tidak terlalu berlebihan ?

Dan hari ini… tepat di hari bahagiamu, hanya sebuah pesan ucapan selamat yang mampu kuberikan padamu. Tanpa keberanian untuk menanyakan, kemana hadiah ini harus kukirimkan.

Hadiah yang terbengkalai… setidaknya aku sudah berniat untuk memberikannya meski tak tersampaikan.

~ selamat ulang tahun ~

image

Keriuhan Hati

Harusnya ini mudah.
Karena seperti katamu, hati tak bisa dipaksakan.

Harusnya ini mudah.
Karena seperti pikirku, rasa tak selalu harus diungkapkan.

Tapi ini sama sekali tak mudah bagiku.
Karena setelah bertahun-tahun, rasa ini hadir menyapaku lagi.

Rasa yang selama ini selalu kuhindari.
Rasa yang kukira sudah lama mati.

Entahlah…

Mestinya aku akan baik-baik saja jika rasa ini tak pernah ada.
Sayangnya rasa itu terlanjur ada, dan aku tak baik-baik saja.

Ah…

Mungkin sebaiknya aku kembali ke duniaku yang tak tersentuh.
Melindungi hati dari luka seperti biasanya.

Bukankah aku selalu bisa menutupi segala rasa di dada ?
Dan menyembunyikan airmata di balik tawa..

Sesederhana itu…

Tak ada yang harus kukhawatirkan..
Semua akan kembali seperti sediakala..
Aku akan baik-baik saja dan melupakan semuanya…

PERCAKAPAN SENJA

Senja selalu punya caranya sendiri untuk mewarnai hari…

Dengan percakapan sederhana, misalnya…

Percakapan tentang kisah-kisah kemarin, hari ini dan esok…

Yang mengalir penuh gelak tawa tanpa jeda…

Percakapan yang apa adanya…

Tanpa harus bersandiwara tentang siapa kita…

 

 

 

 

 

Aku Ingin Jatuh Cinta Lagi

Aku ingin jatuh cinta lagi…
Cinta yang sebenar-benarnya cinta…
Bukan sekedar agar tak kesepian…
Atau karena tak ingin sendirian…

Aku ingin jatuh cinta lagi…
Pada satu hati yang sederhana…
Yang mampu bicara tanpa kata-kata fatamorgana…
Yang mampu membuatku percaya bahwa cinta memang masih ada…

Aku ingin jatuh cinta lagi…
Tanpa deraian airmata…
Karena aku ingin menyembuhkan segala luka…
Dan mengecap sedikit bahagia di penghujung usia…

K E T I K A

cats.jpgKetika aku merindukan sebuah masa..

Airmataku luruh tanpa jeda..

Satu rentang waktu yang pernah hadir singkat dalam hidupku..

Masa bermanja penuh gelak tawa..

Aku tahu masa itu tak akan pernah kembali..

Bahkan aku tak mampu mengingat semuanya..

Hanya potongan-potongan kisah masa kecil..

Begitu kabur dan pudar..

Nyaris terlupakan..

 

 

 

 

PEREMPUAN INI

Perempuan ini, tak pernah menghitung berapa banyak nyeri yang sudah cropped-me6.jpgmenyapa hati, pun genangan airmata yang sudah berkali menenggelamkan asa dan nurani.

Ia terus berlari melintasi ribuan mimpi dalam tidurnya, seraya merapalkan doa-doa tentang kebahagiaan untuk dia yang (pernah) mencintainya.

Perempuan ini, mengubur segala asa dan cinta yang pernah menghiasi lembar-lembar kehidupannya…. menciptakan kepedihan yang lebih pedih dari rasa kehilangan, mematikan rasa.

Namun… ada kalanya, ia merasa begitu lelah. Berharap segalanya akan segera berakhir sebelum kelopak mata terpejam untuk selamanya.

TAK ADA YANG SEMPURNA

Dalam hidup ini tak ada yang sempurna….
Begitu katamu berulang kali…
Dan aku seperti terlempar ke masa lalu….
Saat aku begitu ingin membahagiakanmu….

Namun seperti katamu….
Dalam hidup ini tak ada yang sempurna….
Segala inginku mati membeku….
Saat kepergianmu menorehkan luka dan airmata….

Mungkin benar katamu….
Dalam hidup ini tak ada yang sempurna….
Seperti hatiku yang belum mampu memaafkanmu dengan sempurna….
Dan rasaku yang tak sanggup lagi mencintaimu dengan sempurna….

Entahlah….

LEMBARAN BARU

Aku menikmati hening yang kuciptakan…
Pada putaran waktu, ada damai yang merambat pelan di jiwa…
Airmata yang pernah lelah berjatuhan tanpa jeda…
Kini menjelma ketabahan yang kian sempurna… Continue reading LEMBARAN BARU

DIANTARA DUA SUDUT KOTA

Diantara dua sudut kota, pernah ada debar hati yang terus menggema. Menciptakan senyum yang kian mengembang, menantikan saat pertemuan.

Diantara dua sudut kota, kita pernah menciptakan ruang rahasia.. tempat rindu saling berpeluk dari waktu ke waktu tanpa jeda. Continue reading DIANTARA DUA SUDUT KOTA

PUSARA HATI

Mestinya kau mengerti, jiwaku mati saat kau melangkah pergi..

Mestinya kau sadari, tanpa dirimu hidupku tak berarti

Kekasih…
Pernahkah kau bertanya “mengapa kita dipertemukan (kembali) saat tak ada ruang yang sanggup menyatukan kita ?”. Continue reading PUSARA HATI

DIAMLAH… BICARALAH

Diamlah saat kau harus diam, bicaralah saat kau harus bicara. Kalimat ini kelihatannya sederhana saja, tapi memiliki makna yang cukup dalam. Ya… kita sering tidak tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara. Ini bisa terjadi karena pengaruh beberapa hal, misalnya : Continue reading DIAMLAH… BICARALAH

CATATAN PENDEK 10122013

Aku ingin terus seperti ini..
Terlelap dalam mimpi indah saat malam..
Terjaga dengan bahagia saat pagi menyapa..
 
Aku ingin terus seperti ini..
Merindukanmu sepanjang waktu..
Menyayangimu seumur hidupku..
 
Aku ingin terus seperti ini..
Menjadi bahagia untukmu..
Menjadikanmu bahagiaku..
 
Semoga hari ini kita masih punya rindu yang sama..
Juga esok, dan selamanya..
 
01:15 ~ catatan untukmu.. kekasih, sahabat dan separuh jiwaku
 
Written by @erdyanti_

CERITA KOPI

Image

Saat pemujaku terdiam dalam resahnya…

Aku meneduhkan dalam pekat yang menggenang…

Saat pemujaku termenung dalam gelisahnya..

Aku menenangkan dalam getir yang memabukkan…

 Image

Dalam setiap butirku yang melekat di ujung lidah…

Ada banyak cerita yang kurekam hingga sesapan terakhir…

Tentang percakapan para kekasih yang ditinggalkan…

Dan airmata yang berjatuhan saat kehilangan…

An Enemy Inside The Blanket.. #MusuhDalamSelimut

Jujur, gue sempat ketawa sendiri baca judul yang gue tulis di atas… tapi tulisan gue ini isinya lumayan serius lho. Baca sendiri deh kalo gak percaya…….

Barusan, gue baru dapet teguran dari seorang temen yang boleh dibilang tau banget deh siapa dan gimana gue. Kaget juga waktu dia nge-judge gue pernah “ngomongin” soal dia sama sekelompok orang. Gue pikir.. What the hell…

Sayangnya dia gak mau bilang apa sih isi omongan gue itu.. dan gue emang gak ngerasa “ngomongin” dia, maksud gue omongan yang negatif… apa gunanya juga buat gue. Lagian selama ini dia tempat gue curhat and dia tau banyak rahasia gue.

Gue gak tau deh dia dapet omongan apa… yang jelas, gue sampe detik ini masih percaya bahwa dia bisa bedain mana yang bisa dipercaya dan mana yang gak.

Gue juga masih percaya sama dia, meskipun kelihatannya sekarang dia jaga jarak sama gue. Dan gue gak bisa maksa seseorang untuk tetap berteman sama gue kalo emang dia gak nyaman.

Dan buat siapapun itu yang merasa pernah bikin devide et impera gue sama dia… beware ya ! Jangan sampe gue tau kalo omongan gue A dibikin jadi B,C, D, E… dst ! Gue gak akan diem aja.. Paham !?

Gitu aja sih.. Ini curhat, iyaaaa… Gue lagi emosi jiwa !!!

Written by @erdyanti_

JIWA-JIWA YANG GELISAH

Jiwa-jiwa yang gelisah..
Dibelenggu luka, dipeluk lara..
Tak tahu mesti berbuat apa..
Selain meneteskan airmata..

Jiwa-jiwa yang gelisah..
Dengan jutaan tanya menari di benaknya..
Tak mengerti harus berkata apa..
Selain menunggu jawabnya tiba..

Jiwa-jiwa yang gelisah..
Berkejaran dengan amarah dan prasangka..
Tak tahu kemana harus melangkah..
Selain menanti sang kekasih menjemputnya..

Jiwa-jiwa yang gelisah..
Tenggelam dalam kerapuhan jiwa..
Tak ingin lagi merajut asa..
Selain berharap keajaiban kecil kan tiba..

Jiwa-jiwa yang gelisah..
A k u..
K a m u..
K i t a..

Written by @erdyanti_

SAAT TAK DI SISIMU

Saat tak di sisimu..
Ada yang hilang dari rasaku..
Entah apa namanya..
Kusebut saja ia bahagia..

Saat tak di sisimu..
Ada yang mengisi ruang hatiku..
Entah apa namanya..
Kusebut saja ia rindu..

Bahagia dan rindu berkejaran..
Datang dan pergi silih berganti..
Entah apa namanya..
Kusebut saja ia gelisah..

Gelisahku adalah penjara jiwa..
Begitu nyeri, seperti luka..
Menyesakkan dada..
Karena ku tahu kamu tak baik-baik saja di sana..

Gelisahku merenggut damai kalbu..
Di sudut benakku..
Ada sesal yang mengganggu..
Karena tak kuasa menjagamu..

Written by @erdyanti_

Written by @erdyanti_

DON’T BE AFRAID TO FLY

~ Flying is learning how to throw your self and miss ~

Strange things blow in through my windows on the wings of the night wind and our words have wings, but fly not where we would.

Something open our wings, something makes boredom and hurt disappear. Someone fills the cup in front of us: we taste only sacredness

Our hours in love have wings, because I believe that if one always looked at the skies, one would end up with wings.

So, don’t be afraid to fly.. because we have a wing. Just fly away with me.. with a love wing of us.

ULAR VS MANUSIA : Siapa Yang Lebih Takut Pada Siapa..

Image Ular adalah binatang yang indah dan misterius yang memiliki reputasi negatif sehingga belum dapat diterima oleh masayarakat . Beberapa orang bahkan takut untuk mendekati hewan yang menakjubkan  ini, meskipun sebenarnya mereka memiliki banyak alasan untuk lebih takut kepada kita (manusia) dibandingkan kita kepada mereka.

Continue reading ULAR VS MANUSIA : Siapa Yang Lebih Takut Pada Siapa..

SEPERTI SAYAP MALAIKAT

Seperti sayap malaikat..
Lenganmu merengkuh tubuhku..
Begitu hangat, tanpa ragu yang mengganggu..

Seperti sayap malaikat..
Pelukmu melindungi hatiku..
Begitu lembut, meredakan segala gelisahku..

Seperti sayap malaikat..
Kasihmu menaungi jiwaku..
Menggugurkan luka demi luka hingga sempurna..

Tuhan, satu saja pintaku..
Semoga kekasihku selalu berada di sisiku..
Memeluk dan melindungiku..
Seperti sayap malaikat..

Written by @erdyanti_

ONE DAY AT TAMANSARI ZOO BANDUNG

Setelah sekian puluh tahun tidak pernah mengunjungi tempat ini, akhirnya tangal 8 September kemarin saya mengunjungi Kebun Binatang Tamansari (KBT) di kota tempat saya dibesarkan, Bandung. Ada perasaan riang seperti waktu masih kecil dulu begitu saya tiba di depan pintu gerbang KBT.

 Setelah membeli 2 buah tiket masuk untuk saya dan Selly, adik sepupu saya, kami berdua masuk ke dalam. Kebetulan waktu itu belum terlalu siang, jadi belum terlalu banyak pengunjung yang datang. Beberapa puluh meter dari pintu gerbang, spontan saya mengedarkan pandangan ke sekeliling saya. Dan senyum saya mengembang waktu melihat suasana di sekeliling saya relatif bersih dari sampah-sampah yang bertebaran. Continue reading ONE DAY AT TAMANSARI ZOO BANDUNG

K D H P

Kalau selama ini kita sering mendengar atau membaca soal KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), kali ini saya memakai istilah KDHP (Kekerasan Dalam Hubungan Pacaran). Continue reading K D H P

HATI SEORANG PEREMPUAN

~ Sesungguhnya, tak ada yang bisa mengerti hati seorang perempuan kecuali dirinya sendiri ~

Sebutlah namanya Tracy, seorang perempuan yang memiliki begitu banyak rahasia dalam hidupnya. Rahasia yang ia simpan dengan rapi sejak bertahun-tahun yang lalu sampai saat ini. Continue reading HATI SEORANG PEREMPUAN

SPLASHING WORDS 2

Percikan Kata
By @erdyanti_ & @usednow17
28 Agustus 2013

@erdyanti_ : Meski senja terlewatkan sia-sia, aku tetap bahagia.. setidaknya rindu sudah tersampaikan dalam riuhnya aksara

@usednow17 : aksara hanya memenuhi lengkung pikirmu,lalu apa yang akan memenuhi lekuk tubuh rindumu ? Continue reading SPLASHING WORDS 2

269 is free!

Femina Invicta

You might have read my previous posts on the 269 movement – an animal liberation movement that started in Israel/Occupied Palestine, and spread worldwide. The group gained international attention when they did a public branding event – activists gathered in the center of Tel Aviv and got branded with the number 269 – in honor of the namesake of the movement, a calf being raised for beef known only by the number stapled to his ear.

Later, the group staged public tattoo events: People stood in line emulating a concentration camp/slaughterhouse scenario, and got a tattoo with the number 269. Sister events were quickly organized in solidarity in places as diverse as Johannesburg, Melbourne, Augusta Georgia, Prague, Peru, Brazil, Berlin, and more. **

Picture2Picture1

Picture3

ANYWAY – The exciting news is that earlier today an anonymous message was delivered to the 269 Life site, saying that activists liberated 269 –…

View original post 118 more words

LUMBA-LUMBA, ADA APA DENGANMU..

Ini satu lagi kultweetnya @ekanu99_ (Welfarian Surabaya), masih soal Sirkus Lumba-Lumba. Isinya SERIUS lho ya, tapi nanti kalau ada bagian-bagian yang agak bikin senyum-senyum or geleng-geleng kepala…. harap dimaklum aja, ini yang kultweet emang suka agak horror kalau hari Sabtu/Malming gini. Gak jelas juga sih, beliau ini penganut jomblo garis keras atau fans LDR garis keras… hanya Tuhan saja yang tau 🙂

————————————————— Continue reading LUMBA-LUMBA, ADA APA DENGANMU..

PERJALANAN KE TITIK NOL

~ CGK ~

Gulungan awan biru yang mulai berubah menjadi abu-abu seolah menelan tubuhku..

Satu demi satu kepingan-kepingan peristiwa berhamburan di benakku.. Continue reading PERJALANAN KE TITIK NOL

SPLASHING WORDS

Percikan Kata
By @erdyanti_ & @yusufaffandi14
22 Agustus 2013

@erdyanti_: Waktu pernah terasa begitu panjang saat kita bertukar peluk tanpa bicara sepanjang malam, saling mendengarkan debar jantung yang berirama.

@yusufaffandi14: Apa yang akan kau dengar dari detak jantungku ? Detakan menyebut namamu atau detakan tentang rindu akan sentuhmu ? Continue reading SPLASHING WORDS

L U K A

Hati sudah terluka..
Nyeri telah menyiksa dada..

Tapi aku masih mencoba..
Mencintaimu dengan sempurna..

Entah bagaimana caranya..
Mengembalikan percayaku padamu..

Akan sulit sekali bagiku..
Jika harus melakukannya sendiri..

~ written by ERDY ~

JIKA RINDU

Jika rindu adalah secangkir kopi..

Maka aku menikmati setiap getirnya yang tertinggal di sudut bibir..

Seperti secuil ingatan tentang ciuman pertama kita..

Jika rindu adalah sepotong roti..

Maka aku menikmati seluruh manisnya yang menghangatkan lidah..

Seperti sepotong kenangan tentang pelukanmu yang menentramkan hati..

Tapi rindu bukan secangkir kopi, juga bukan sepotong roti..

Rindu adalah rasaku..

Yang ingin selalu berada di pelukanmu dan mendengarkan cerita-ceritamu..

Rindu adalah kegelisahanku..

Yang terbelenggu sepi tanpa hadirmu di sisiku..

~ written by ERDY ~

DALAM DIAM

Dalam diam, aku memandangmu dengan mata hatiku..

Dalam diam, aku mengagumi semua kisah tentangmu..

Dalam diam, kucoba menepis rasa yang kian membelenggu.. Continue reading DALAM DIAM

WELFARIAN ?

Tulisan ini dicontek langsung dari TL Twitter-nya @ekanu99_ tanggal 5 Agustus 2013… dengan sedikit editan disana-sini.. Hehehe.. Continue reading WELFARIAN ?

K e h i l a n g a n

~ Secangkir kopi di atas meja, aromanya menyesakkan dada..
Aroma yang sama dari waktu ke waktu, yang mengingatkanku pada wangi tubuhmu ~

Pagi ini ia terbangun dengan sisa-sisa airmata yang membasahi kedua pipinya.
Seperti biasa, hal pertama yang dilakukannya adalah memeriksa pesan-pesan yang masuk di handphone-nya.
Berharap ada 1 atau 2 pesan yang dikirimkan oleh kekasihnya. Continue reading K e h i l a n g a n

Kamu, Cinta yang Kuinginkan

~ I want to see the star that reminds me of you ~

Seaat ku berhenti merajut lamunan,
Menghela nafas panjang tanpa jeda..
Mengusap airmata yang terus berjatuhan,
Namun tak sanggup kuredam..

Aku benci dengan firasatku,
Lelah karena gelisah yang menderaku… 
Benarkah aku tidak cukup mengenalmu ?
Hingga aku selalu takut kehilanganmu.. Continue reading Kamu, Cinta yang Kuinginkan

MEMBUNGKAM SUARA HATI

Malam ini aku merasa layak untuk memberi ucapan selamat kepada diriku sendiri.

Dengan susah payah, aku sudah berhasil mengatasi masalah ‘perasaan’ yang belakangan ini selalu menggangguku (juga menggganggumu).

Meski harus berurai airmata, aku bisa membungkam suara hati yang biasanya selalu kuutarakan padamu… juga membungkam keluh kesah yang selama ini kusampaikan untukmu. Continue reading MEMBUNGKAM SUARA HATI

Dari Waktu Ke Waktu

Waktu kadang berjalan terlalu lambat bagi mereka yang sedang menunggu…

Terlalu cepat bagi mereka yang selalu khawatir…

Terlalu lama bagi mereka yang sedang gelisah…

Dan terlalu singkat bagi mereka yang sedang merasakan bahagia. Continue reading Dari Waktu Ke Waktu

Selalu Ada Yang Pertama Untuk Segalanya

Selalu ada yang pertama untuk segalanya

Itu yang selalu kamu katakan saat aku gelisah lalu menanyakan sesuatu yang berhubungan dengan kita. Dan kalimat itu selalu bisa menenangkanku. Continue reading Selalu Ada Yang Pertama Untuk Segalanya

RAIN AND TEARS

~ I drown in tears, my heart is crying.. No one seems notice, my soul is dying ~

Dear “lelakiku”….

I got those moments when I just suddenly burst into tears.. releasing the pain I’ve held since the past few days.

Perhaps this eyes need to be washed by the tears once in while, so that i can see life with a clearer view again.

Sometimes, being strongs mean not holding back the tears, but letting them fall.. because tears are words that heart can’t say.

I never regret the rain or the nights I felt the pain or the tears I had to cry some of those times along the way.

For every road I had to take, for every time my heart would break, it was jus something I had to do to get me to YOU.

All those moments will be lost in time… like tears… in rain. As long as we can stand together, love will find a way.

TAK SESEMPURNA INGINMU

~ Seseorang yang sempurna, bukanlah dia yang selalu berada di hadapan kita, bukan juga dia yang selalu berasa di sisi kita sepanjang waktu…. Seseorang yang sempurna adalah dia yang selalu setia di hati dan selalu mengingat kita di dalam doa-doanya ~

Aku hanya perempuan biasa
Yang tak selalu tegar sekokoh batu karang
Terkadang aku rapuh..
Terkadang aku menangis..
Terkadang aku kecewa..
Saat aku merasa terabaikan.

Aku hanya perempuan biasa
Yang tak lepas dari salah dan khilaf
Yang berharap maafmu
Saat aku bersalah di hadapanmu

Aku hanya perempuan biasa
Yang memiliki hati dan jiwa
Maka sesekali kamu akan menemukanku sedang berurai airmata
Karena tak mampu membendung kesedihan

Aku hanya perempuan biasa
Yang terkadang disapa keputusasaan
Saat gerak langkahku dihadang cobaan
Yang tak mampu kuhadapi sendirian

Maafkan aku..
Jika ketidaksempurnaanku ini menjadi duri dalam hidupmu..

Jauh di lubuk hatiku, sudah kucoba untuk melakukan yang terbaik semampuku..
Seperti malam ini…
Berjam-jam menatapmu dalam diam dan kesakitan yang kutahan tanpa keluh
Hadir di sisimu tanpa kamu tahu…

Inilah aku, yang mencintaimu
Dengan ketidaksempurnaanku..

~Ѐ®ƊiϺ@Ƴ@~

b e r s y u k u r

Bersyukur, tak ubahnya seperti doa… ucapan terimakasih kepada Tuhan atas apa yang telah kita terima dan miliki dalam hidup kita.

Bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk menjalani dan menikmati kehidupan.

Bersyukur karena bisa merasakan bahagia, kecewa, senang dan sedih… hingga hidup kita menjadi berwarna.

Bersyukur karena memliki keluarga, teman dan sahabat yang kita cintai dan mencintai kita.

Dan aku bersyukur…. karena memilikimu dalam hidupku. Kamu, lelakiku yang mampu membuat senyum dan airmata bertukar tempat dalam hitungan detik.

~Ѐ®ƊiϺ@Ƴ@~

catatan pendek untukmu

~ Mencintai itu pekerjaan HATI. jadi rasakanlah, bukan dipikirkan ~

Aku bersembunyi diantara jutaan aksara, tempat teraman untuk mencintaimu dalam diam.

Saat menatap matamu, duniaku lumpuh di ujung kakimu.. segala rasa beku dalam getar semu.

Saat mendengar suaramu, gelisahku tertikam dalam.. segala asa terbias tanpa suara.

Aku mencoba berdiri tegak di hadapanmu, memberimu bukti 
bahwa aku tak serapuh sangkamu..

Tuhan,
Dalam rangkaian doa-doa aku memohon..
Kuatkan raga dan tegarkan jiwaku..
Jangan biarkan cintaku menjadi rapuh.. 
Karena aku percaya, bersama dirinya ada bahagia yang menanti dengan sabar.

T a n y a

Ada kabut di hatiku, tapi kenapa ?
Gelisahkah aku ? Kurasa tidak…

Ada kelam dalam pikirku, namun mengapa ?
Berduka kah aku ? Kurasa tidak…

Kucoba untuk mengingat…
Apakah aku disakiti ?
Mungkinkah aku dikhianati ?
Atau tidak dihargai ?
Sekali lagi kujawab… tidak !

Tak bisa kumengerti..
Mengapa ada hampa di dalam sini ?
Mengapa terasa nyeri di dalam hat ?

Lalu segala tanya terlempar di kegelapan langit malam..

Pada setiap tikaman kata yang menusuk kalbu, satu persatu rindu berhamburan, jatuh dan membisu

Entahlah, pudar sudah semua harapan…
Lelah hati menenggelamkan sejuta tanya di kepala

Ah, sudahlah…
Biar bintang-bintang saja yang menjawab tanyaku

Tak Bahagia

Hari ini…… Kamis, 18 Juli 2013 usiaku genap 41 tahun. Usia yang (katanya) sudah cukup matang untuk seorang perempuan. Ya…. semoga saja itu benar. Semoga di usiaku ini aku semakin dewasa dan bijaksana dalam bersikap.

Sejak pukul 00.00 (bahkan beberapa menit sebelumnya) BB-ku terus menerus berbunyi… SMS/BBM/telp ucapan selamat ulang tahun terus mengalir dari teman, sahabat, keluarga dan tentu saja dari lelaki-ku tercinta.

Di kantor pun hampir seluruh teman-teman kantor, termasuk juga para atasanku memberi ucapan selamat plus setumpuk kado

Sayangnya……..
Moment indah seperti ini tidak meninggalkan kenangan manis untukku.
Padahal, mestinya aku bahagia. Tapi entahlah…..yang tersisa hanya linangan airmata dan kegelisahan yang terus menyiksa.

Aku tak tak bahagia. Ketidakhadiranmu di sisiku menciptakan hampa di relung jiwa.

~Ѐ®ƊiϺ@Ƴ@~

Untukmu, l e l a k i k u…

~ Mungkin, pertemuan kita ini adalah kebetulan yang disengaja Tuhan agar kita saling menyempurnakan ~

Saat aku terpaku dalam ragu, Tuhan menghadiahiku kamu, yang membawaku ke dunia baru. Kamu, membuatku tahu, bahwa tak perlu apa-apa untuk memulai sesuatu, selain cinta dan ketulusan.

Entah sudah berapa kali aku terjatuh dan merasa tak berarti sepanjang hidupku ini. Berulang kali dikecewakan sempat membuatku berhenti untuk mempercayai orang lain… dikhianati pernah membuatku menghindar untuk jatuh cinta.

Seperti seekor anak burung yang baru belajar terbang, dunia yang keras memaksaku untuk memahami segala hal dalam waktu yang sangat singkat. Aku harus menentukan segala-galanya seorang diri. Ternyata, menjadi dewasa tidak semenyenangkan yang ada di pikiranku selama ini.

Lalu hadirmu merubah segalanya. Kamu selalu siap berdiri di belakangku.
Kamu tetap menyemangati dan berkata “semua akan baik-baik saja”. Kamu yang selalu yakin bahwa aku bisa mencapai apa pun yang kuinginkan, sementara yang lain meragukanku. Kamu, membuatku merasa lebih berharga.

Jika harus jujur, akan kuakui bahwa aku sudah lelah berjuang terus. Tapi semangatmu membuatku enggan menyerah. Aku akan terus mencoba meski harus berkali-kali lagi, karena aku tahu bahwa kamu tak akan pernah membiarkan aku sendirian.

Terimakasih untuk semua perhatian dan kasih sayangmu yang tak pernah putus.. Untuk segala kesabaran dan ketabahanmu menghadapi kerasnya hatiku. Untuk seluruh cinta dan hati yang kini menjadi milikku.

~Ѐ®ƊiϺ@Ƴ@~

J a n j i

~ Air mata… tak ubahnya seperti kata-kata yang sanggup membungkam tanya, menyesakkan relung dada lalu menepi ke sudut mata dan menetes jatuh oleh nyeri hati yang tertahan ~

Aku mulai menyatukan potongan-potongan mimpi tentang kita di masa yang akan datang. Serupa potongan-potongan puzzle yang berserakan, menanti disatukan oleh tangan-tangan kasih sayang.

Meski segalanya belum terwujud nyata, kehadiranmu selalu menjadi alasanku menghias hari demi hari dengan senyum. Meski harus jatuh bangun dihadang rintangan, langkahku tetap melaju pasti bersamamu.

Dengan ketabahan tanpa batas, di sini aku menantimu, menepati janji-janji yang pernah terucap. Tak peduli berapa lama mesti menunggu, temui saja aku di sini saat potongan mimpi yang terakhir sudah kau temukan..

~ Air mata… terkadang menjadi cerminan bahagia yang terlalu berlimpah. Bertukar rupa menjadi bait-bait puisi saat ruang jiwa belum mampu menampungnya dengan sempurna ~

~Ѐ®ƊiϺ@Ƴ@~

BERJANJILAH…

Berjanjilah padaku, bahwa kau akan selalu kuat… bahkan dalam keadaan yang tersulit sekalipun.

Berjanjilah padaku, bahwa kau akan selalu tersenyum… bahkan dalam situasi yang tersedih sekalipun.

Berjanjilah padaku, bahwa kau akan selalu berdiri tegak… bahkan saat menanggung beban yang terberat sekalipun.

Berjanjilah padaku, bahwa kau akan selalu menjadi yang terbaik… bahkan saat saat semua orang menyudutkanmu sekalipun.

Berjanjilah padaku, bahwa kau akan baik-baik saja…. dengan atau tanpa kehadiranku.

Kosong

Pada dinding-dinding yang kelam dan membisu.. aku merajah namamu dengan airmata.

Di titik terdiamku yang paling sunyi.. aku menjelajahi hatimu yang tak tersentuh.

Denganmu, hatiku terpenjara kebimbangan yang entah sampai kapan.

Bersamamu, jiwaku terbelenggu keresahan yang berkepanjangan.

Di sisimu, rasaku terjeda tanpa makna… kosong.

Serupa ampas kopi yang tersisa di dasar cangkir… pahit.


BERBICARA DENGAN HATI

Bisa bersenda gurau dengan orang-orang di sekeliling kita pasti akan sangat menyenangkan. Canda dan tawa bisa menimbulkan rasa kebersamaan, bahkan keakraban. Tapi kita juga kadang lupa, bahwa tidak semua hal yang kita anggap lucu itu dianggap lucu juga oleh orang lain. Bukan tidak mungkin, saat kita tertawa ada orang lain yang tersinggung atau bahkan sakit hati.

Kalau kondisi seperti itu terjadi, sudah seharusnya kita peka dan menghentikan gurauan kita. Sayangnya, tidak semua orang bisa peka. Dan yang lebih parah lagi, kalau kita tahu bahwa gurauan kita menyinggung perasaan orang lain tapi kita malah menganggap orang itu “gak asyik” atau “gak bisa diajak bercanda”.

Bercanda itu ada batasnya. Sedekat apapun kita , tetap saja kita harus memperhatikan batas-batas bercanda yang wajar.

Tidak merendahkan/menjatuhkan harga diri orang lain adalah salah satu contoh batas bercanda. Bukan bercanda lagi namanya kalau kita sampai kita merendahkan/menjatuhkan harga diri orang lain. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang berhak merendahkan/menjatuhkan harga diri orang lain. Kita juga pasti tidak mau kalau harga diri kita di rendahkan/dijatuhkan oleh orang lain bukan ?

Tetap menghormati orang yang lebih tua adalah contoh lain dari batas bercanda. Seakrab/sedekat apapun kita dengan teman yang usianya di atas kita, kita tetap harus menghargai mereka. Bayangkan saja bagaimana seandainya orangtua kita yang dijadikan bahan bercanda, pasti kita juga akan merasa tersinggung.

Soal materi pun cukup sensitif untuk dijadikan bahan bercanda. Tidak ada gunanya juga bercanda soal materi, toh kita berteman juga bukan atas dasar materi.

Sederhananya… Posisi kan saja diri kita sebagai pihak yang dijadikan obyek bercanda. Maka kita pasti akan berpikir dulu sebelum menjadikan orang lain sebagai obyek bercanda yang menyakitkan.